Jago Lagu
Jago Lagu

Cari Tahu, MKD DPR Belum Bisa Jatuhkan Sanksi Azis Syamsuddin

Cari Tahu, MKD DPR Belum Bisa Jatuhkan Sanksi Azis Syamsuddin

Cari Tahu, MKD DPR Belum Bisa Jatuhkan Sanksi Azis Syamsuddin (Cnn)

KBR.MY.ID - Majelis Kehormatan Dewan (MKD) DPR menyatakan belum dapat menjatuhkan sanksi etik terhadap Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin sampai kasus dugaan suap yang menjeratnya inkrah atau berkekuatan hukum tetap.

Wakil Ketua MKD DPR, Habiburrokhman menyatakan penetapan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum dapat menjadi dasar untuk menjatuhkan sanksi terhadap Azis. Menurutnya, sanksi baru dapat dijatuhkan setelah proses hukum berkekuatan hukum tetap.

Azis Syamsuddin Tiba di Gedung KPK

MKD DPR Belum Bisa Jatuhkan Sanksi Azis Syamsuddin


"Kita belum dapat menjadi kan sebagai dasar apapun. Karena kalau dalam rangkaian pidana, kalau orang ditetapkan tersangka akan melewati serangkaian proses pembuktian. Yang masih cukup panjang," kata Habib kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Jumat (24/9).

Ketentuan tersebut juga tercantum dalam UU MD3 Nomor 17 Tahun 2014 yang menyebut bahwa status keanggotaan dewan akan hilang jika telah diputus oleh pengadilan dan telah bersifat inkrah.


Diketahui, sejumlah masyarakat telah melaporkan dugaan keterlibatan Azis dalam kasus dana alokasi khusus (DAK) Kabupaten Lampung Tengah 2017 pada April lalu. Ia diduga menerima fee sebesar 8 persen dari alokasi dana tersebut.

"Itu dia, mau berapa ratus ribu laporan, kan kita tetap mengedepankan hukum secara sebagai panglima. Proses hukum dahulu baru kita akan mengikuti apapun hasil dari proses hukum tersebut," ujar Habib.

Jejak Azis Syamsuddin yang Lincah di Pusaran Dugaan Korupsi


Politikus Partai Gerindra itu menegaskan bahwa pihaknya akan kooperatif terhadap proses hukum kepada Azis. Ia membantah bahwa laporan sejumlah pihak kepada MKD terkait Azis dihentikan.


"Kami menunggu proses hukum. Bukan tidak ditindaklanjuti. Jangan dibalik. Dicerna saja. Yang saya sampaikan tadi, karena jelas itu aturannya sesuai itu," terang Habibur.


Sebelumnya, Azis dijemput paksa penyidik KPK di kediamanya, di Jakarta Selatan. Ia langsung dibawa ke Gedung KPK untuk pemeriksaan lebih lanjut. Azis dijemput lantaran mangkir dari panggilan penyidik.

Download, Nonton dan Baca Secara Lengkap

Politikus Golkra itu ditetapkan sebagai tersangka suap pengurusan perkara di Lampung Tengah. Ia 

KPK Setor Rp500 Juta Denda Kasus Korupsi Juliari


(thr/fra)

(CNN)

Total dibaca: 65x | Berikan Komentar!

Hosting Unlimited Indonesia


Oleh: Eko Putra
No Internet No Life

Teknologi akan melampaui interaksi manusia. Dunia akan memiliki generasi idiot.

Komentar (0)
* Beli Ketupat Beli Pepaya, Gimana Cara Koment Yaa? *
Topik Populer

Jasa Pembuatan Aplikasi Website Database Custom!

Pembuatan Website!

BERITA POPULER

Cari Tahu, Jelang Sidang Tuntutan Perkara Swab Test RS UMMI, Kubu Rizieq Siap Dengarkan Seluruh Tuntutan JPU